hijabstory

Posts Tagged ‘cara berjilbab yang benar


setelah satu per satu aq baca aturan berhijab yang benar sesuai dalil yg shahih,sepertinya sudah saatnya aq untuk mempraktekanya. jujur awal-awal rasanya berat sekali,karena aku harus mengubah mindsetku yang selama ini tampil sebagus mungkin saat keluar rmh menjadi tampil sesederhana mungkin dgn hijab yg sempurna.ada perasaan ngga yakin dalam diriku sendiri,apa aku bisa? ini bener-bener diluar kebiasaan aq dan kebayakan orang di lingkunganku,apalagi di jaman skrg ini,aku harus keluar rmh dgn hijab yg keliatanya udah kaya pake mukena aja,waduh apa kata dunia,pasti keliatan udik ni, belum lagi ribetnya,mm..tp itukan baru bayanganku aja,yasudahlah daripada kebanyakan mikir mending langsung praktekin aja. walaupun kedengeranya tidak masuk akal,aq berusaha utk tetap berbaik sangka dgn perintahNya,semua pasti ada hikmahnya,yakin aja Allah menginginkan kemudahan utk umatNya.

hari pertama, aku coba pake di rmh aja,kesan pertama,wah isis dan praktis jg ni dibanding pake hijab/bergo yg pendek. soalnya kalo lagi darurot gitu,kaya pas ada tamu ato buru2 keluar ngejar sari roti trus aq pas pake tanktop,tinggal pake jilbab aja,kan jilbabnya panjang tuw,nutup sampe ke telapak tangan,jadi ngga pake lengan panjang,tangan kita udah ketutup smua,makanya jadi isis dan praktis,asal ngga angkat tangan aja ya plus hijabnya harus yg berbahan tebal dan pastinya bawahanya pake rok,bukan celana.(eh ini tdk disarankan utk bepergian,hanya saat di rmh aja,klo sempet berpakaian lengkap,itu jauh lbh baik).

Setelah pake di rumah,berlanjutlah keinginanku untuk mencoba memakainya saat bepergian,Alhamdulilah ternyata aku merasa adem-adem aja walaupun dengan berpakaian lengkap,ow ternyata ini to kuncinya tetep adem saat berhijab, ya harus longgar dan menjulur kebawah,dengan begitu sirkulasi udara bisa lebih bebas keluar masuk dibanding dengan hijab yg pendek dan ketat,pastinya akan terasa gerah. dan kalo ngomongin masalah ribet,ternyata tidak seribet yang aku bayangkan,malah justru jauh lebih simpel dibanding hijab ala aq dulu,aku harus kreasi jilbab dulu,mecinging sana sini,belum dandanya,pake bedak,eye liner,pensil alis,blush on,dll.untuk pergi keluar rumah aku harus meluangkan waktu minimal sejam untuk semua hal itu,kalo sekarang tinggal blas blus aja jadi deh.dan setelah hampir setengah tahun ini aq pake, banyak manfaat lebih yang aq rasakan,seperti bisa leluasa menyusui dimanapun kapanpun tanpa kawatir auratku terbuka,kalo pergi ngga perlu lagi bawa mukena,tinggal solat aja bisa,karena blinya dalam bentuk stelan jilbab gamis jd otomatis udah mecing.simpel kan? Dan sepertinya relevan2 aja untuk digunakan di jaman sekarang mengingat bumi makin lama makin tidak ramah lingkungan, polusi disana-sini,belum lagi terik matahari dan isu-isu global warming,jadi memang harus ada alat bantu yang bisa melindungi kecantikan kaum hawa,apalagi kalau bukan lembaran kain hijab yang bisa menjangkau smua kalangan. kalo diperhatikan,iklan tv sekarang isinya iklan-iklan produk kosmetik yang menjanjikan perlindungan dari polusi udara dan terik matahari, padahal tabir surya yang paling ampuh dan murah meriah ya kain hijab itu sendiri,simpel kan, subhanallah, Allah maha tau yang kita butuhkan,tinggal sekarang apa kita percaya dan ridho dengan perintahNya,jangan sampai kita meragukan perintah Allah yang satu ini,karena Hijab bagi wanita itu sama wajibnya dengan sholat,alangkah ruginya jika kita rajin solat tapi ngga pake Hijab syar’i, sama aja kita mengisi air kedalam ember yang bocor. yakin dan percaya, dibalik perintahNya pastilah untuk kebaikan kita sendiri.


aku bukanlah orang baru dalam berhijab,sudah hampir 5 tahun ini aku menggunakan hijab,tapi baru-baru ini aja aku mengerti tentang hijab syar’i yg sebenarnya. Ternyata selama ini aq belum sepenuhnya berhijab dengan sempurna,aku masih sekedar menutup rambut dan tubuhku dengan pakaian yg seadanya tanpa memperhatikan standar prosedur berhijab yang seharusnya disesuaikan dengan Alquran & sunnah.aku kira itu tidaklah penting,yang penting niatnya,tapi ternyata itu belum cukup.karena syarat diterimanya amal itu harus ikhlas dan sesuai tuntunan dan segala bentuk amal itu seharusnya didahului dengan ilmu yang cukup,dengan begitu amal qta tidak akan sia-sia. Aku ngga mau menjadi orang-orang yang disebutkan dalam Alquran yaitu: ”katakanlah(muhammad),apakah perlu kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatanya?” yaitu orang yang sia-sia perbuatanya dalam kehidupan dunia,sedangkan mereka mengira telah berbuat sebaik-baiknya. Mereka itu adalah orang yang mengingkari ayat-ayat Tuhan mereka dan tidak percaya terhadap pertemuan denganNya.maka sia-sia amal mereka dan kami tidak memberikan penimbangan terhadap amal mereka pada hari kiamat. (QS Al-Kahfi 103-105)
hiii,syerem ya,naudzubillah.
di era informasi seperti sekarang ini bukanlah hal yang susah untuk mencari tahu itu semua,aku hanya memanfaatkan handphoneku untuk menjawab rasa ingin tahuku itu dan Alhamdulilah Allah mudahkannya untuku. Tapi untuk diawal sungguh terasa berat rasanya menerima kenyataan tentang kebenaran ini,hijab yang sempurna itu ternyata tidaklah seperti yang banyak orang pakai,tidak terlihat indah dan modis,karena bukan itu tujuanya.hijab sejatinya hanyalah baju luar yang fungsinya untuk menutupi seluruh tubuh dan mihnah(pakaian yg digunakan di rumah) saat kita keluar rumah. Secara fungsional aku baru ngeh klo hijab ya sekedar pakaian penutup tubuh aja,bukan pakaian untuk gaya-gayaan atau untuk terlihat cantik. Sebenarnya malah simple ya,aq ngga perlu lg ribet sama dandan & kreasi jilbab yang diuntel sana sini. Dulu aq bisa sejam tu bwt ngurusin alis sama pake eyeliner,udah ribet,wasting time plus g syar’i pula,yang ada hanya sia-sia. sadar ngga sadar aku malah terbiasa dengan budaya asing dan asing dgn budaya islam itu sendiri. kalo mau pergi ke luar rmh ya musti berpakaian bagus,dandan yg cantik& wangi,padahal di islam sendiri mengajarkan sebaliknya,berpakaian bagus dan berdandan itu saat di rumah dan saat keluar rumah tutupilah perhiasan itu(aurat,pakaian rmh,make up) dengan HIJAB yang sempurna. dan penjelasan ini sudah ada dalam Alquran al-ahzab 33 dan 59.
Bersambung insya Allah


Twitter Terbaru

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.